Selasa, 28 Juli 2020

Mencari Jasa Anti Rayap, Simak Dahulu Asal Usul Rayap!

Rayap merupakan hama yang sangat mengganggu serangga pemakan kayu ini tidak pernah berhenti makan dan menimbulkan kerusakan untuk sekitarnya terutama bangunan serta perabotan rumah. Memang cara bertahan hidup rayap dengan cara menggerogoti kayu hal ini demi keberlangsungan hidup koloni rayap yang terus berkembang biak sepanjang waktu. Jika sudah begini Anda harus mencari jasa anti rayap yang handal agar bisa memusnahkan rayap di rumah.

Rayap tidak hanya membahayakan keselamatan keluarga karena kerusakan yang ditimbulkannya pada rumah. Hewan ini juga bisa menimbulkan kerugian karena perbaikan bangunan tentu mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. sebelum rayap semakin menjalar ke seluruh bagian rumah dan perabotan ada baiknya memanggil jasa anti rayap.

Setidaknya ada dua jenis sayap yang biasanya menghuni rumah dan perabotan anda, yaitu rayap tanah dan rayap kayu kering. Meski sama-sama jenis rayap namun keduanya punya perbedaan yang signifikan. Simak berikut ini.

Rayap Tanah

Rayap tanah adalah salah 1 Rajab yang paling mudah ditemukan di Indonesia. Rayap ini membentuk koloni besar dan sangat sering merusak banyak bangunan gedung dan rumah. Jika sudah terjadi kerusakan, Anda patut untuk memanggil jasa anti rayap untuk menuntaskan masalah tersebut.

Rayap hidup di dalam tanah di mana kawan ini bisa menemukan kelembaban yang cukup tinggi untuk tetap bertahan hidup. Adapun cara rayap tanah untuk bertahan hidup yaitu menggantungkan dirinya pada kelembaban. Rayap ini bisa tetap bertahan pada suhu 25 sampai 35 derajat Celcius. Pada suhu seperti ini rayap sangat aman untuk meletakkan lebih banyak telur agar bisa mengembang biakan kolonial lebih banyak lagi.

Biasanya dalam satu koloni rayap tanah terdiri dari satu juta rayap yang didominasi oleh rayap pekerja untuk mencari sumber makanan. Biasanya koloni rayap tanah bisa matang dalam waktu 6 sampai 7 tahun, dan koloni tersebut bisa meningkat hingga beberapa ratus ribu setiap tahunnya.

Lalu gejala apa saja dari serangan rayap tanah yang muncul di rumah? Saat rayap tanah memperluas koloninya di bawah tanah, maka hewan ini akan mendirikan tempat bertelur secara terpisah untuk memperluas area makanan. Ini mengapa rayap tanah mulai menyebar dari tanah ke atas permukaan termasuk muncul di rumah atau bangunan. Untuk itu rayap yang muncul di bangunan biasanya membangun tabung lumpur menggunakan air liur dan kotoran untuk mengunci kelembaban tabung tersebut. Rayap tanah biasanya menyerang bagian bangunan yang mudah lembab seperti bagian pipa air yang bocor atau rumah dengan ventilasi sangat minim seperti kamar mandi dan area dapur.

Rayap Kering

Rayap kayu kering harus dibasmi dengan jasa anti rayap. Rayap ini tidak terlalu membutuhkan kelembaban seperti rayap tanah. Biasanya muncul dan membuat sarang di dalam kayu berongga atau struktur bangunan berbahan dasar kayu. Adapun cara bertahan hidup rayap kayu juga dengan berkoloni namun di dalam struktur kayu sebagai tempat berlindung dan tempat dimana menemukan sumber makanan utama. Pertumbuhan koloni nya biasanya berdasarkan ukuran struktur kayu yang ditinggali. untuk ukuran koloni rayap kayu kering juga terbilang lebih sedikit yaitu hanya 4000-5000 rayap.
Meski menyukai tempat yang kering tapi rayap kayu kering juga menyukai kayu basah yang diakibatkan oleh kebocoran pipa di sekitar bangunan rumah. Rayap satu ini pertumbuhan dan pematangan nya bisa lebih cepat yaitu 2 sampai 4 tahun. Artinya rayap kayu kering juga lebih mampu Untuk menimbulkan kerusakan pada rumah anda.

Untuk gejala yang ditimbulkan rayap kayu kering yaitu biasanya muncul kotoran rayap di lantai atau permukaan di mana rayap ini bersarang. rayap kayu kering juga akan membuat lubang kecil di mana lubang ini untuk mengeluarkan kotoran agar menjaga terowongan tetap bersih dan bisa diakses.

Demikian asal-usul rayap yang perlu Anda ketahui. Untuk menemukan jasa anti rayap yang paling profesional dan direkomendasikan hanya jasa Fumida. Info lebih lanjut bisa menghubungi DIANA : 0822-1123-1123.


EmoticonEmoticon